For the last two months, i've been complaining about my job. Mau resign, mau yang gajinya lebih oke, mau cari yang tunjangannya lebih oke, mau cari yang gak panas-panasan, mau yang di dalem kantor, mau yang bisa dandan cantik, mau yang jauh dari mas-mas gak jelas. Dan tiba-tiba perasaan itu semua gak se-intens 2 bulan kemarin. Tiba-tiba semua terasa begitu nyaman sampe nemu tawaran lain malah jadi males dan terpaksa.
Mungkin saya lupa bersyukur. Lupa kalau bahagia itu dari saya dan untuk saya. Tiba-tiba nemu aja tulisan tentang bersyukur. Abis itu semua kerasa lebih tenang. Walaupun belum tentu pikiran ini bertahan lama. Setidaknya pernah berpikir begini.
Selamat malam.
No comments:
Post a Comment